Dilihat: 5487 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 24-12-2024 Asal: Lokasi
Dalam beberapa tahun terakhir, dengan terus meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan di dunia, kesehatan mental semakin mendapat perhatian, sehingga memunculkan angin segar baru bagi industri kesehatan besar -- emosional. produk minuman kesehatan .
Menurut opini industri, pada tahun 2025, makanan sehat emosional diharapkan menjadi arah penting bagi kombinasi pola makan sehat dan dukungan psikologis, sehingga menciptakan peluang baru bagi interaksi antara merek dan konsumen.

Konsumen muda memimpin hal ini
Makanan adalah hal yang terpenting bagi masyarakat. Makanan tidak hanya memberikan energi dan nutrisi bagi tubuh manusia, tetapi juga memberikan kita suasana hati yang bahagia dalam banyak hal. Saat ini, masalah emosional telah menjadi masalah kesehatan nomor satu bagi konsumen dan cenderung terjadi pada generasi muda.
Data menunjukkan bahwa konsumen milenial adalah kelompok yang paling sensitif terhadap hubungan pola makan dengan kesehatan mental mereka, dengan 66% percaya bahwa pola makan memengaruhi suasana hati mereka. Lima puluh enam persen generasi milenial dan 49 persen Gen Z mengatakan mereka telah melakukan perubahan pola makan untuk meningkatkan kondisi mental mereka. Generasi X tidak terlalu khawatir, yaitu sebesar 34%.
Nilai emosional dapat menarik perhatian konsumen. Di antara tekanan emosional, kecemasan merupakan penyebab utama tekanan insomnia. Hasil survei menunjukkan 46,6 persen penduduk meyakini perasaan cemas dan kesal merupakan faktor utama penyebab insomnia. Emosi ini memiliki dampak yang lebih besar terhadap insomnia dibandingkan emosi lainnya.
Selain mengatur emosi melalui olahraga dan cara lainnya, semakin banyak konsumen yang berharap dapat mengurangi kecemasan melalui makanan dan minuman fungsional. Misalnya, Bright Dairy telah mengembangkan dan meluncurkan produk baru 'Yougebian', yang menambahkan bahan fungsional kunyit, jus goji berry hitam yang mengandung antosianin alami dan GABA (γ-aminobutyric acid), yang dapat meredakan tekanan dan meningkatkan energi bagi orang yang mengalami depresi dan stres tinggi dalam waktu lama.
Dalam fungsi penyembuhan tubuh dan pikiran, makanan dan minuman dapat terinspirasi dari produk aromaterapi. Rasa yang menenangkan dan menyembuhkan ini berasal dari tanaman seperti mawar dan osmanthus, serta herba seperti mint, musk, dan Perilla. Tren 'kesehatan presisi' secara bertahap menjadi menonjol. Konsumen berharap untuk mencapai keseimbangan nutrisi melalui minuman energi yang nyaman , yang membutuhkan produk untuk memenuhi kebutuhan kesehatan kelompok konsumen yang berbeda. Program nutrisi yang dipersonalisasi dianggap lebih efektif, terutama di bidang-bidang utama seperti kesehatan wanita, pengelolaan berat badan, pengaturan suasana hati, dan kinerja.
Selain itu, rasa menjadi salah satu faktor penting dalam pembelian konsumen. Oleh karena itu, diperkenalkanlah rasa yang segar dan unik, atau inovasi rasa yang berbeda untuk menarik perhatian dan minat konsumen. Misalnya saja mengenalkan kombinasi rasa buah-buahan yang spesial atau racikan yang unik minuman.

Pada tahun 2025, diperkirakan akan lebih banyak konsumen yang menyesuaikan pola makannya dengan kebutuhan kesehatan mentalnya. Industri minuman akan melihat peluang baru, terutama pada produk yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental konsumen.
Dengan meningkatnya tren umum makanan kesehatan emosional, inovasi merek di bidang ini akan menjadi daya saing pasar yang penting. Minter memperkirakan bahwa formulasi minuman inovatif akan membantu orang memahami bagaimana pola makan dapat memengaruhi kesehatan mental dan emosional, yang akan mengarah pada minat konsumen baru terhadap pendekatan berbasis psikologi terhadap pola makan sehat.